Login / buat akun
SABDA Labs
Lihat sumber | Diskusi | Versi terdahulu | Pranala balik | Perubahan terkait

Pencarian


Pencarian Alkitab


Ketik kata atau ayat:

Alkitab Bahan


SABDA


Forum
Peta isi
Halaman ini
Lihat sumber
Bagian baru
Versi terdahulu
Halaman saya
Masuk log / buat akun
Halaman istimewa
Halaman istimewa
Daftar halaman
Halaman baru
Perubahan terbaru
Pranala balik
Perubahan terkait

Sejarah YLSA

Dari SABDA Labs

SABDA · Download · Berpartisipasi · Produk YLSA · Panduan · Lain-lain
Artikel ini ditulis dalam memperingati 11 tahun YLSA (1993 - 2004), karena itu isinya mungkin tidak mencerminkan perubahan yang terjadi hingga saat ini

Sebelas tahun bukanlah perjalanan yang singkat bagi Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) untuk terus secara konsisten menggeluti bidang pelayanan elektronik di dunia internet. Ada banyak "buah" yang telah dihasilkan hingga saat ini dan masih ada banyak "buah" lagi yang direncanakan untuk dihasilkan di masa yang akan datang. Pada edisi resmi perdana "Berita YLSA" ini, Redaksi ingin mengajak para pendukung dan sahabat YLSA, yaitu para pendoa, donatur, ex-staf YLSA, mitra, dan teman-teman lama YLSA, untuk menapak tilas tahun- tahun pelayanan YLSA. Semoga informasi ini dapat menolong para sahabat YLSA untuk semakin mengenal YLSA lebih dekat.

Tahun 1993 - Lahirnya Sebuah Visi

Pada tahun 1993 pelayanan YLSA mulai dirintis dengan satu kerinduan untuk menyebarkan Kabar Baik (Alkitab) kepada masyarakat Kristen Indonesia melalui teknologi komputer. Realisasinya adalah dengan membuat OnLine Bible (software Alkitab yang dikembangkan oleh Larry Pierce (Canada)) ke dalam versi bahasa Indonesia.

Tahun 1994 - Yayasan Lembaga Alkitab Komputer (YLAK)

Organisasi mulai dibentuk dan diresmikan dengan nama Indonesian Society for Biblical Computing atau Yayasan Lembaga Alkitab Komputer (YLAK). Dua bahan pertama mulai diproses, yaitu teks Alkitab elektronik versi Terjemahan Baru (TB) dan Bahasa Indonesia Sehari- hari (BIS) atas kerjasama dengan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).

Tahun 1995 - SABDA© dan YLSA

Nama "SABDA" (Software Alkitab, Biblika Dan Alat-alat) akhirnya dipilih untuk menjadi nama Software OLB versi bahasa Indonesia. Pada tahun ini pula, YLAK yang terdaftar di Pengadilan Negeri Daerah, diganti namanya menjadi Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Nama yang terus dipakai sampai sekarang. Modul-modul SABDA© Alkitab/data dan versi DOS sudah disiapkan dan mulai menyebar.

Tahun 1996 - SABDA© Tahap Pertama

SABDA©, yang merupakan Online Bible versi Bahasa Indonesia tahap pertama selesai (termasuk bahan-bahan tambahan), bukan hanya untuk versi Windows 3.1 dan DOS, tetapi juga versi Macintosh/Apple(tm).

Tahun 1997 - I-KAN (Internet - Komputer Alkitab Network)

Pada tahun ini, proyek SABDA© dikembangkan dalam versi Windows untuk CD. Ketika internet mulai dipakai secara umum di Indonesia, YLSA menggunakan kesempatan dengan bekerjasama dengan XC dan MAF membangun sistem mailing list I-KAN (Internet -- Komputer Alkitab Network) untuk dipakai menerbitkan tiga Publikasi Elektronik Kristen pertama lewat email, yaitu e-RH, e-SH, dan e-Humor dan membuka banyak Forum Diskusi Elektronik (Milis) Kristen.

Tahun 1998 - Situs-situs YLSA

YLSA meluncurkan beberapa situs-situs pertama, yaitu:

  1. Situs Muara Informasi Kristen (MIK)
  2. Situs YLSA
  3. Situs Internet -- Komputer Alkitab Network (I-KAN).
  4. SABDA© versi web (Alkitab format HTML).

Selain itu, Sistem I-KAN juga terus dikembangkan dengan menambah dua Publikasi Elektronik (e-JEMMi dan YBA).

Tahun 1999 - Prototipe CD SABDA©

Proyek-proyek yang selesai tahun ini:

  1. Prototipe Software SABDA© dalam bentuk CD.
  2. Peluncuran Situs e-MISI (Mengabarkan Injil ke seluruh Indonesia) dan Situs Web2000.
  3. Penambahan tiga Publikasi Elektronik (ICW, e-Reformed, dan 40 Hari Doa) dan 2 Milis Diskusi (e-Software dan e-WebAuthor).
  4. Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam (PESTA) yang merupakan kerja sama antara YLSA dan In-Christ.net.

Tahun 2000 - Peluncuran CD SABDA©

CD SABDA© berhasil diselesaikan, diluncurkan, dan dibagikan ke seluruh penjuru dunia. Selain itu YLSA juga menambah empat publikasi baru (SNOB, e-BinaAnak, e-SBU, dan Berita Jaffray), dan melayani puluhan Milis Diskusi dengan sistem I-KAN. Jumlah pelanggan semua publikasi tahun ini ada 12.000 pelanggan. Pada akhir tahun ini, perintisan Situs SABDAweb (situs yang baru mengupdate dan berbeda dengan SABDA-Web) juga dimulai.

Tahun 2001 - Proyek-proyek Baru

Proyek-proyek baru yang dikerjakan, adalah:

  1. CIEL (Christian Indonesian Electronic Library)- masih dikerjakan.
  2. Peluncuran Situs SABDA.org dan SABDAweb.
  3. Peluncuran milis Publikasi baru, yaitu e-KJDN dan e-Konsel.
  4. Perintisan Situs C3I (Christian Counseling Center Indonesia), Situs PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen), dan Situs TELAGA (TEgur Sapa GembaLA KeluarGA) yang merupakan kerja sama dengan Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK).
  5. Pembuatan prototipe program SABDA versi 3.0 beserta bahan Alkitab audio.

Tahun 2002 - Tahap Pengembangan

Pada tahun ini, YLSA telah mengerjakan beberapa pengembangan dan membuat proyek penting, antara lain:

  1. Mengembangkan Situs SABDA.org untuk menjadi sistem Arsip I-KAN, juga menambahkan beberapa fungsi/fitur baru dalam Situs SABDAweb.
  2. Peluncuran Situs PEPAK (situs untuk guru Sekolah Minggu).
  3. Perilisan Program SABDA© versi Windows 2000/XP.
  4. Pembuatan prototipe program SABDA versi 3.0 beserta bahan Alkitab audio.

Selain proyek situs, YLSA juga melahirkan duu rangkaian proyek khusus, yaitu proyek digital library dan proyek Interlinier (ITL), untuk mengerjakan bahan-bahan teologia dan biblika yang belum dimiliki dalam bahasa Indonesia.

Tahun 2003 - Penambahan Situs-situs YLSA

Situs-situs yang dihasilkan tahun ini:

  1. Situs Christian Counseling Center Indonesia (C3I).
  2. Situs e-Reformed (situs kumpulan artikel teologia).
  3. Situs Tegur Sapa Gembala Keluarga (TELAGA).
  4. Situs Sejarah Alkitab Indonesia (SAI).
  5. Situs PESTA Online (situs pendidikan jarak jauh awam).
  6. Update Situs e-MISI (dengan stuktur dan tampilan baru).
  7. Perintisan Situs SABDAnet untuk mendukung rencana peluncuran CD SABDA versi 3.0 (yang masih belum selesai dikerjakan).

Tahun 2004 - Transisi untuk Suatu Babak Baru

Menyadari bahwa management kantor merupakan salah satu faktor penting untuk melebarkan sayap yayasan ini, maka langkah yang diambil pada awal tahun ini adalah pembenahan infrastruktur yayasan. Puji Tuhan hal itu sudah dapat dilaksanakan dengan baik, meskipun hasilnya masih belum maksimal. Selain itu, perluasan kantor YLSA juga merupakan proyek utama tahun ini. Puji Tuhan pada bulan Oktober 2004. YLSA akhirnya memiliki kantor baru yang lebih luas dan cocok untuk kebutuhan yayasan. Namun, bukan berarti tidak ada proyek baru yang lahir tahun ini. Ada 4 situs yang berhasil diselesaikan:

  1. Situs YLSA (situs profile yayasan)
  2. Situs LINKS (situs direktori Kristen).
  3. Situs i-Humor (situs kumpulan humor bersih dan membangun).
  4. Situs Komunitas CWC (situs Christian Writers´ Club))

-- Beberapa situs masih dalam penyelesaian hingga akhir tahun ini. Selain itu, dua publikasi baru juga diluncurkan, dan diterbitkan awal November 2004, yaitu:

  1. Publikasi e-Penulis (buletin untuk para penulis Kristen)
  2. Berita YLSA (buletin untuk para sahabat dan pendukung YLSA)
  1. Tahun 2004 belum berakhir, YLSA masih terus menggerakkan kaki untuk melangkah ke depan dengan mata yang tertuju kepada Kristus. Kami berharap lebih banyak yang bisa kita lakukan di tahun 2005. Oleh karena itu kami percaya Tuhan telah menyediakan hal-hal besar bagi masyarakat Kristen Indonesia melalui YLSA. Untuk itu kami sangat bersyukur atas dukungan Anda semua, para pendukung dan Sahabat YLSA. Kami tahu kami tidak dapat bekerja sendiri, dukungan dan partisipasi Anda merupakan aset yayasan yang sangat berharga.

disadur dari: http://www.ylsa.org/sejarah_ylsa

Timeline YLSA

Berikut adalah kronologi peristiwa perjalanan pelayanan Yayasan Lembaga SABDA:

1993

Pada tahun 1993 pelayanan YLSA mulai dirintis. Saat itu muncul kerinduan dari beberapa orang yang memiliki keahlian di bidang teknologi komputer untuk mempersembahkan talentanya kepada Tuhan. Dengan didorong oleh kerinduan untuk menyebarkan Kabar Baik (Alkitab) ke lebih banyak orang dan melihat belum adanya alat yang canggih untuk mempelajari Alkitab dalam bahasa Indonesia, maka muncullah ide untuk menyediakan Software Alkitab yang bermutu bagi masyarakat Kristen Indonesia.
Ide utamanya bukanlah membuat software sendiri, karena pada saat itu telah banyak beredar software Alkitab dalam bahasa Inggris, masing-masing dengan keunggulan dan kelemahannya. Setelah dilakukan riset yang cukup matang dan dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu, akhirnya pilihan jatuh kepada program OnLine Bible© (OLB) yang dikembangkan oleh Larry Pierce (Canada). Setelah dilakukan diskusi dengan Larry Pierce maka izinpun didapatkan untuk membuat "OnLine Bible versi bahasa Indonesia" dengan catatan bahwa program ini harus diberikan secara gratis (cuma-cuma) untuk masyarakat Kristen Indonesia. Maka dimulailah proyek besar dengan mulai mengadakan kontak dengan beberapa lembaga Kristen lain.
1994
Kontak dengan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) mulai dirintis pada tahun ini. Beberapa perjanjian dibuat untuk mendapatkan izin pemakaian teks Alkitab. Pekerjaan proyek ini mulai berjalan dengan perlahan tapi pasti. Agar pelayanan ini dapat berjalan lancar maka diperlukan suatu wadah organisasi di mana kegiatan ini nanti akan bernaung. Maka di hadapan badan notaris dan pengurus-pengurus yang ditunjuk dibentuklah yayasan dengan nama: Indonesian Society for Biblical Computing atau Yayasan Lembaga Alkitab Komputer (YLAK). Dua bahan pertama mulai diproses, yaitu teks Alkitab elektronik versi Terjemahan Baru (TB) dan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS) dari Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).
1995
Uji coba program Online Bible (OLB) dengan dua versi teks Alkitab bahasa Indonesia, yakni Terjemahan Baru (TB) dan Bahasa Indonesia Sehari-hari (BIS), berjalan dengan cukup memuaskan. Hasilnya adalah diluncurkannya CD OnLine Bible oleh OLB International (Eropa) yang memuat dua versi teks Alkitab bahasa Indonesia di dalamnya (yang kami sebut sebagai versi 1.0). Namun kerinduan kami yang paling utama adalah mengembangkan software OLB ini ke dalam versi bahasa Indonesia (versi 2.0) dan memakainya dengan bahan-bahan berbahasa Indonesia, sehingga bisa dipakai secara luas oleh masyarakat Kristen Indonesia, khususnya yang tidak menguasai bahasa Inggris.
Penyeleksian bahan-bahan lain, selain Alkitab, dilakukan cukup cepat. Penerbit-penerbit Kristen yang memiliki Hak Cipta terhadap bahan-bahan yang dipilih ternyata memberikan respon yang sangat positif sehingga izin-izin bisa didapatkan dengan cepat. Satu per satu bahan diproses dan ditambahkan ke dalam program, misalnya kamus Alkitab dan buku-buku Kristen lain. Nama "SABDA" akhirnya dipilih untuk menjadi nama software OLB versi bahasa Indonesia, yang merupakan singkatan dari "Software Alkitab, Biblika Dan Alat-alat". Pada tahun ini pula YLAK yang terdaftar di Pengadilan Negeri Daerah, diganti namanya menjadi Yayasan Lembaga Komputer Alkitab (YLKA) atau Association for Biblical Computing. Namun, tidak lama nama itu diubah lagi menjadi Yayasan Lembaga SABDA (YLSA). Nama yang resmi dipakai sampai sekarang.

1996

SABDA©, yang merupakan Online Bible versi Bahasa Indonesia tahap pertama selesai, bukan hanya untuk versi Windows 3.1 tetapi juga versi Macintosh/Apple(tm). Sementara itu bahan-bahan dan buku- buku yang didapatkan semakin bertambah dan diproses hingga sampai akhir tahun ini sudah puluhan bahan dan buku yang selesai dikompilasi untuk dimasukkan dalam SABDA©. Pada akhir tahun ini, dunia Barat dikejutkan dengan munculnya teknologi internet. Dengan semangat yang tinggi YLSA mengantisipasi akan munculnya teknologi internet ini sebagai suatu kesempatan emas untuk dapat melayani dengan lebih luas di dunia maya.

1997

Pada tahun ini proyek SABDA© terus dikembangkan, yaitu mempersiapkan versi Windows dan versi CD. Ketika internet betul-betul mulai dapat diakses secara umum oleh masyarakat Indonesia pada tahun 1997, maka YLSA pun mulai berkiprah di dunia elektronik, sesuai dengan VISI YLSA, yakni untuk menjadi "Electronic Servants to the Body of Christ". Langkah pertama yaitu dengan membangun sebuah sistem mailing list I-KAN (Internet -- Komputer Alkitab Network). Melalui sistem ini diterbitkan tiga Publikasi Elektronik Kristen (e-RH, e-SH dan e-Humor) dan dibuka banyak Forum Diskusi Kristen. Selain itu beberapa proyek pembuatan situs mulai dirancang. Salah satunya adalah dengan mengembangkan interface SABDA© versi Web agar dapat diakses lewat internet.

1998

Untuk lebih mengembangkan pelayanan di bidang internet maka YLSA meluncurkan beberapa situs yang telah dirancang tahun sebelumnya, seperti Situs Muara Informasi Kristen (MIK) yang menjadi direktori sumber-sumber Kristen Indonesia online, Situs YLSA dan Situs Internet -- Komputer Alkitab Network (I-KAN). SABDA© versi web dan interface OLB/Web (SABDA-Web- Alkitab format HTML) untuk diakses dari internet, juga selesai dan berhasil diluncurkan. Sistem I-KAN juga terus dikembangkan dengan menambah dua Publikasi Elektronik (e-JEMMi dan YBA). Sementara itu proyek-proyek konsultasi, instalasi dan training untuk menolong organisasi Kristen lain, yang telah dimulai sejak tahun lalu, semakin sibuk dikerjakan.

1999

Software SABDA© pun terus maju dengan dihasilkan "prototype" SABDA© pertama dalam bentuk CD. Proses penyelesaian bahan-bahan modul maupun bahan untuk Help/Tutorial selesai dikerjakan pertengahan tahun ini, dan SABDA© siap diluncurkan.
Kemajuan penting pada awal tahun ini adalah diselenggarakannya kerjasama antara YLSA dan In-Christ.net untuk mengadakan pendidikan jarak jauh lewat internet yang disebut: Pendidikan Elektronik Studi Teologia Awam (PESTA). 2 Kursus berhasil diselenggarakan dan respon yang didapat dari para peserta sangat menggembirakan dan hal ini memberikan indikasi kesiapan masyarakat Kristen Indonesia untuk menerima pelayanan elektronik dengan lebih luas lagi. Menyusul Situs PESTA juga berhasil diluncurkan oleh In-Christ.net.
Pelayanan YLSA dalam bidang internet juga terus berkembang. Selain berhasil meluncurkan Situs e-MISI (Mengabarkan Injil Ke seluruh Indonesia) dan Situs Web2000, ada tiga Publikasi Elektronik (ICW, e-Reformed dan 40 Hari Doa) dan 2 Milis Diskusi (e-Software dan e-WebAuthor) yang diluncurkan pada tahun yang sama. Perintisan pembuatan situs-situs barupun terus dilakukan. Pelayanan konsultasi dengan organisasi Kristen lainnya juga terus berjalan.

2000

Setelah melalui perjuangan yang tidak kenal lelah akhirnya CD SABDA© berhasil diselesaikan dan diluncurkan dan dibagikan ke seluruh penjuru dunia. YLSA juga berhasil mengembangkan sistem pelayanan elektronik yang lebih luas di internet dengan menambah empat Publikasi Elektronik baru (SNOB, e-Binaanak, e-SBU dan Berita Jaffray). Saat itu telah dilayani lebih dari 12.000 subscribers untuk publikasi yang diterbitkan melalui sistem I-KAN. Sistem I-KAN juga melayani puluhan Milis Diskusi. Keberhasilan PESTA juga mendorong dirintisnya pelayanan KTB Misi sebagai perluasan dari pelayanan Publikasi e-JEMMi dan Situs e-MISI. Pada akhir tahun ini perintisan Situs SABDAweb (situs baru yang berbeda dengan SABDA-Web) juga dimulai. Diharapkan situs ini akan menjadi situs Alkitab yang paling lengkap dan memiliki fasilitas-fasilitas sistem pencarian yang paling canggih.

2001

Sementara proyek-proyek yang telah dikerjakan berjalan, beberapa proyek baru muncul pada tahun ini, yaitu CIEL (Christian Indonesian Electronic Library); peluncuran milis Publikasi baru yaitu e-KJDN dan e-Konsel; perintisan Situs C3I (Christian Counseling Center Indonesia) yang merupakan situs utama dari e-Konsel; perintisan Situs PEPAK (Pusat Elektronik Pelayanan Anak Kristen) yang merupakan situs informasi pelayanan anak online yang paling lengkap bagi masyarakat Kristen Indonesia; dan pembuatan prototipe CD beserta bahan audionya. Sementara itu Pelayanan PESTA terus mengalami kemajuan yang pesat. Pelayanan I-KAN yang menerbitkan 10 Publikasi Elektronik juga menambah anggotanya menjadi 25.000 subscribers. Dan di akhir tahun ini, dengan gembira YLSA meluncurkan Situs SABDA.org dan SABDAWeb bagi masyarakat Indonesia.
Beberapa hal penting lain yang terjadi tahun ini adalah dirintisnya kerjasama dengan Lembaga Bina Keluarga Kristen (LBKK), yaitu untuk membangun Situs TELAGA. Sementara itu pada saat yang sama dirintis pula pembangunan sebuah Christian Counseling Center Indonesia online bagi masyarakat Kristen Indonesia. Ketertarikan YLSA untuk membangkitkan kembali Alkitab-alkitab kuno terjemahan dari para misionaris Belanda abad 17 - 19 juga merupakan awal dirintisnya pencarian dan pemrosesan bahan-bahan Alkitab kuno untuk dibuat dalam bentuk elektronik.

2002

Pada tahun ini YLSA telah mengerjakan beberapa pengembangan penting antara lain mengembangkan Situs SABDA.org untuk menjadi sistem Arsip I-KAN, juga menambahkan beberapa fungsi/fitur baru dalam Situs SABDAweb. Selain itu diluncurkan situs baru yang sangat mendukung pelayanan guru-guru Sekolah Minggu di Indonesia, yaitu Situs PEPAK. Program SABDA© versi Windows 2000/XP juga dirilis tahun ini. Pelayanan Publikasi I- KAN berjalan sangat lancar, walaupun pada saat yang sama Forum Diskusi I-KAN mulai mengalami penurunan, terutama disebabkan karena kurangnya SDM untuk mengelola I-KAN. Oleh karena sebab yang sama pelayanan PESTA Online juga terpaksa dihentikan. Beberapa strategi baru dicoba untuk dipikirkan untuk menambah SDM sehingga pelayanan YLSA bisa berkembang dengan lebih baik di tahun yang akan datang.

2003

Hasil pada tahun ini cukup menggembirakan karena YLSA berhasil menambah panjang daftar Situs Kristen Indonesia dengan meluncurkan beberapa situs baru yang bermutu yaitu: situs konseling yang dari proyek Christian Counseling Center Indonesia (C3I); Situs e-Reformed yang berisi beraneka tulisan/artikel-artikel teologia untuk mendukung gerakan Reformed; juga Situs Tegur Sapa Gembala Keluarga (TELAGA) yang telah dirintis dua tahun sebelumnya; Situs Sejarah Alkitab Indonesia (SAI) yang berisi berbagai kisah dan sejarah penerjemahan Alkitab, khususnya 22 Alkitab versi bahasa Indonesia; dan Situs PESTA Online yang berisi bahan-bahan kursus PESTA. Selain itu Situs e-MISI tampil dengan wajah baru dan tambahan bahan-bahan baru yang dirilis kembali pertengahan tahun 2003.
Pada tahun ini, proyek-proyek lain yang juga dikerjakan oleh YLSA antara lain, meng-upgrade program SABDA© ke versi yang paling baru yaitu versi 1.33, penambahan bahan-bahan baru dalam SABDA©, proyek baru Interlinier Alkitab bahasa Yunani dan PB - Bahasa Indonesia juga dimulai. Pada saat yang sama perintisan pembuatan Situs SABDAnet untuk mendukung peluncuran CD SABDA© ver. 3.0 juga sudah dimulai. Sementara itu Publikasi Elektronik I-KAN juga terus terbit secara aktif dan produktif. Salah satu hal yang patut disyukuri dari keberhasilan pelayanan tahun ini adalah penambahan jumlah staf di YLSA.

2004

Menyadari bahwa management kantor merupakan salah satu faktor penting untuk melebarkan sayap yayasan ini, maka langkah yang diambil pada awal tahun ini adalah pembenahan infrastruktur di dalam yayasan.

disadur dari: http://www.ylsa.org/tentang_ylsa_0

Diperoleh dari "http://labs.sabda.org/Sejarah_YLSA"

Halaman ini telah diakses sebanyak 1.277 kali.
Halaman ini terakhir diubah pada 09:39, 20 Juni 2011.